Efek Makan Mie saat Sahur untuk Penderita Maag

Efek Makan Mie saat Sahur untuk Penderita Maag – Makanan siap saji kerap menjadi pilihan masyarakat terutama di bulan Ramadhan. Terlebih lagi untuk makan sahur, kebanyakan masyarakat kita ingin yang praktis-praktis.

Berkat proses pengolahannya yang mudah ditambah dengan rasanya yang lezat, tidak sedikit orang yang memilih sahur dengan semangkuk mie. Namun, apakah penderita maag boleh makan mie saat sahur?

Efek Makan Mie saat Sahur untuk Penderita Maag

Mie merupakan makanan yang cukup populer, karena mudah ditemukan serta proses pemasakannya yang terbilang cepat. Atas dasar itulah, beberapa orang menggemari olahan mie untuk dijadikan menu sahur. Meskipun begitu, makan mie instan ini tidak disarankan untuk penderita maag.

Meskipun bisa mengenyangkan perut, mie instan termasuk dalam makanan dengan kandungan lemak yang sangat tinggi sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dicerna di dalam usus halus.

Hal ini membuat proses pengosongan lambung tak kunjung terjadi dan akhirnya mengakibatkan perut kembung. Bukannya membuat perut menjadi lebih nyaman, makan mie instan ketika sedang maag justru dapat membuat perut menjadi semakin tidak karuan.

Selain kadar lemak yang tinggi, mie instan pun mempunyai kandungan garam yang sangat tinggi. Mulai dari micin alias MSG, hingga sodium atau garam dalam jumlah banyak sebagai perasa.

Jika Anda mengonsumsi mie instan dalam jumlah yang banyak setiap hari atau pada waktu sahur. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit yang berbahaya seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Efek dari mengonsumsi mie terlalu sering

  • Menghambat penyerapan nutrisi

Mie instan dapat menghambat dan membatasi penyerapan nutrisi makanan. Mie ini berbahaya apabila sampai mencegah penyerapan nutrisi. Anda bisa lemah dan loyo di siang hari.

  • Menyebabkan kanker

Beberapa mie instan dikemas dalam styrofoam, dimana styrofoam ini adalah agen penyebab kanker. Utamanya mie instan yang hanya disajikan dengan direndam air panas, saat terkena panas, zat kimia di dalam styrofoam ini akan ikut bereaksi. Bayangkan saja bagaimana bila ia ikut larut dan masuk ke dalam tubuh.

  • Mengacaukan metabolisme tubuh

Apabila dikonsumsi terus menerus dalam jangka panjang, maka mie instan dapat mengacaukan metabolisme tubuh. Penumpukan zat kimia berbahaya seperti pengawet dan pewarna akan menjadi racun di dalam tubuh.

  • Bahaya bagi pencernaan

Apabila dikonsumsi lebih dari sekali dalam sehari, maka mie instan berpotensi membahayakan pencernaan. Masalah pertama yang muncul adalah rasa begah, susah buang air besar, dan ketidaknyamanan.

  • Kegemukan

Mengonsumsi mie instan secara rutin juga menyebabkan kegemukan. Jumlah lemak dan sodium yang tinggi di dalam mie instan menyebabkan tidak dapat di serap tubuh dan akan tinggal menumpuk menjadi lemak. Tak herap apabila ia dapat menyebabkan berat badan akan bertambah dalam waktu singkat.

Jadi, jika Anda sedang mengalami masalah maag, kami sarankan Anda untuk mengonsumsi makanan yang cenderung lunak yang bisa membantu sistem pencernaan memproses makanan dengan lebih baik. Alih-alih makan mie saat sahur, sebaiknya cari alternatif lain yang lebih sehat.

Sedang mengalami masalah Maag? Yuk konsultasikan langsung kepada kami » KLIK DISINI !!

Post by : HalloViva.com

Efek Makan Mie saat Sahur untuk Penderita Maag

Tinggalkan komentar

Chat via WhatsApp