5 Gejala Stroke Ringan yang Kerap Terabaikan

5 Gejala Stroke Ringan yang Kerap Terabaikan

5 Gejala Stroke Ringan yang Kerap Terabaikan – Stroke terjadi ketika asupan darah ke bagian otak terganggu atau berkurang, sehingga jaringan oksigen dan zat gizi tidak tercukupi. Dalam beberapa menit sel-sel otak mulai mati.

5 Gejala Stroke Ringan yang Kerap Terabaikan

Kondisi ini termasuk kategori darurat medis. Penanganan yang cepat sangat penting agar dapat meminimalkan kerusakan otak dan potensi komplikasi.

Orang biasanya mengaitkan stroke dengan usia lanjut, padahal hal itu sama sekali tidaklah benar. Stroke ini dapat terjadi pada usia berapa saja, dan perlu diketahui, stroke ringan bisa saja terjadi tanpa Anda sadari.

Hal ini biasanya juga dapat diikuti dengan serangan lanjutan. Oleh sebab itu, mengenali gejalanya sejak dini bisa saja menyelamatkan Anda dari kondisi yang lebih serius.

Sekitar 70% orang yang mengalami stroke ringan atau mini stroke (transient ischemic attack) sering tidak menyadari gejala dari kondisi ini sama sekali.

Stroke ringan seringkali terlambat diobati karena gejalanya sering di salahpahami sebagai kejang ringan, migrain biasa, atau hipoglikemia (gula darah rendah). Sehingga kita bisa saja terlambat mendapatkan pengobatan.

5 Gejala Stroke Ringan yang Kerap Terabaikan

Dan inilah gejala-gejala stroke ringan yang kerap diabaikan yang perlu Anda ketahui :

Pandangan buram

Kondisi ini bermula dari mata. Kondisi dapat berdampak pada salah satu atau kedua mata Anda. Sekitar 44 persen penderita stroke mengalami penurunan fungsi mata sebelum terkena serangan stroke.

Sakit kepala parah

Stroke ringan disebabkan oleh otak yang kekurangan pasukan oksigen. Maka, gejala khas yang mungkin paling pertama muncul adalah sakit kepala parah tanpa penyebab atau pemicu yang jelas.

Sakit kepala yang mendadak dan parah, yang mungkin disertai dengan muntah, pusing, atau kesadaran yang berubah, dapat mengindikasikan Anda mengalami stroke.

Kesulitan berbicara

Salah satu ciri lain dari pertanda stroke adalah berbicara ngawur atau kesulitan untuk berbicara. Hal ini disebabkan oleh kebingungan dan kesulitan dalam memahami ucapan orang lain karena fungsi otak terganggu.

Kelumpuhan atau mati rasa pada anggota tubuh tertentu

Waspada bila Anda mengalami mati rasa, kelemahan atau kelumpuhan tiba-tiba di wajah, lengan, atau kaki Anda. Seringnya, kondisi ini terjadi hanya di satu sisi tubuh Anda.

Otak kita merupakan sistem saraf pusat. Itu sebabnya jika stroke menyerang otak, kerja anggota tubuh jadi ikut terganggu. Stroke ringan biasanya menyebabkan :

  • Kesulitan untuk tersenyum
  • Kesulitan menelan
  • Sebelah sisi wajah terasa kaku atau lumpuh (turun ke bawah)
  • Lengan terasa lemah atau mati rasa, sehingga tidak dapat mengangkat atau menggerakkan tangan
  • Ketika mencoba, tangan terkulai lemas jatuh ke bawah

Kesulitan Berjalan

Kelelahan yang terjadi pada bagian atas dan bawah tubuh juga dapat mengindikasikan gejala awal stroke.

Hati-hati apabila Anda sering tersandung atau mengalami pusing mendadak. Kondisi ini biasa terjadi akibat kehilangan keseimbangan atau kehilangan koordinasi yang menjadi salah satu gejala stroke ringan.

Meski tidak berlangsung lama atau bahkan hanya dalam hitungan menit saja, gejala stroke ringan perlu mendapat perhatian khusus. Sebab jika tidak, stroke berat bisa mengancam Anda sepenuhnya.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut tanpa penyebab yang jelas, segera ke dokter untuk mendapatkan tes diagnosis dan pengobatannya. Semakin cepat gejala stroke ringan diobati, semakin tinggi peluang penderita untuk pulih sepenuhnya.

Terimakasih, semoga bermanfaat^^

Post by : HalloViva.Com

5 Gejala Stroke Ringan yang Kerap Terabaikan

Tinggalkan komentar

Silahkan Chat Disini!!